Tips

Sunday, August 12, 2012

[Adv] Eksotisme Tanjung Lesung

Kalau boleh jujur, saya sering merasa kesulitan saat harus memberikan rekomendasi destinasi wisata pantai keren yang ada di Pulau Jawa. Apalagi kalau ditambah dengan embel-embel “Yang akses menuju kesananya ga repot dan lama yah!” Jiaaahh, tahu ga sih kalau jawaban akan pertanyaan itu sebenarnya susah sekali! Destinasi pantai di Pulau Jawa yang saya tahu biasanya mengharuskan para pencinta jalan-jalan untuk terbang dari Jakarta dan melanjutkan perjalanan dengan kapal feri atau kapal cepat untuk mencapai tujuan akhir. Jadi, dimana yah kira-kira pantai yang kecantikannya memukau dan mudah aksesnya dari Jakarta?

Jawaban akan pertanyaan itu saya dapatkan segera setelah saya didapuk untuk bergabung dalam liburan seru selama 3 hari ke sebuah destinasi wisata pantai cantik yang berada di Banten. Dannn, liburan seru ini jadi makin seru karena kehadiran para travel blogger kawakan nan gokil seperti Trinity, Veny, Mumun Indohoy, Harris Maulana dan Barry Kusuma. Aheeyy!


Destinasi liburan kami adalah Tanjung Lesung! Saya tidak menyangka, hanya dengan melakukan perjalanan darat berdurasi kurang lebih 4 jam dari Jakarta, keramahan pantai berpasir putih dan birunya air laut langsung menyapa saat tiba di Tanjung Lesung. Menyusuri jalan menuju kompleks Kalicaa Villa, jajaran pepohonan tinggi di kedua sisi jalan menyisakan kesan musim gugur seperti di negara-negara subtropis ketika banyak dedaunan berwarna keemasan berterbangan di udara dan berjatuhan di jalan.

Saya makin kegirangan saat sampai di Kalicaa Villa, dimana saya akan tinggal menghabiskan 3 hari berlibur di Tanjung Lesung. Sebuah villa mewah dengan fasilitas 3 kamar, cukup untuk menampung saya dan kelima teman travel blogger lainnya. Di setiap kamar dilengkapi dengan AC dan tempat tidur yang nyaman. Tak kalah menariknya adalah kamar mandinya yang luas dilengkapi bathtub dan shower dengan gaya atap terbuka. Tapi yang menjadi highlight villa ini adalah, tepat di tengah villa terdapat bungalow dan sebuah kolam renang untuk bersantai dan berenang-berenang cantik! Byuurr!

Walaupun villa mewah sangat menggoda saya untuk sekedar leyeh-leyeh di pinggir kolam, tapi saya lebih memilih menggoes sepeda di area yang sedikit berpasir bersama teman-teman karena tidak sabar untuk menikmati sore di Sunset Beach. Saya menggoes sepeda dengan santai menuju dermaga Sunset Beach untuk melihat koleksi terumbu karang yang cukup jelas terlihat karena air surut lalu bergabung bersama yang lain untuk berenang di laut. Di saat air pasang, dermaga Sunset Beach merupakan salah satu snorkeling spot menarik di Tanjung Lesung yang banyak dikunjungi karena koleksi ikannya beragam dan terumbu karangnya hidup sehat. Bahkan sebagai bagian dari kepedulian akan lingkungan, pihak Sunset Beach juga menggalakkan program implantasi terumbu karang di sekitar dermaga.

Ketika hari semakin sore dan matahari sudah semakin merunduk untuk siap tenggelam, saya beranjak dari Sunset Beach, kembali menggoes sepeda menuju Bodur Beach, satu lagi pantai memukau yang berada di area Tanjung Lesung. Pasir putihnya yang lembut dan air laut berwarna kehijauan berpadu dengan biru tua langsung berhasil mencuri hati saya dan teman-teman travel blogger. Beberapa dari kami bahkan langsung berlarian menceburkan diri ke laut untuk berenang. Dasar pasir yang sangat lembut dan kedalaman air yang cukup dalam membuat aktifitas berenang saya jauh lebih nyaman dibandingkan dengan Sunset Beach. Yang membuat kegiatan berenang jadi semakin menyenangkan adalah ketika gulungan ombak besar mendekat ke pantai, saya dan teman-teman dibawa terombang-ambing mengikuti arus ombak yang menyeret kami hingga ke pantai. Bukannya ketakutan, tapi kami malah tertawa kesenangan, bahkan ketagihan menanti gulungan ombak berikutnya datang!

Buat saya pribadi, momen yang tidak akan saya lupakan di Bodur Beach sore itu adalah kehadiran matahari yang berbentuk bulat sempurna berwarna jingga menemani kami berenang hingga akhirnya matahari perlahan menghilang di bawah garis langit dan meninggalkan semburat-semburat jingga di langit. Duh, kapan lagi bisa menikmati momen berharga seperti itu? Kesempatan berenang di pantai cantik ditemani dengan sunset yang mempesona tidak selalu hadir dalam momen kehidupan kita. Saya bersyukur diberi kesempatan untuk menikmati indahnya ciptaan Tuhan di negeri sendiri.

Selain sunset yang memukau, Bodur Beach ternyata masih menyimpan potensi keindahan lainnya di pagi hari. Di hari terakhir saya berada di Tanjung Lesung, bersama dengan Trinity dan Mumun, saya menyempatkan diri untuk bermain model-modelan di Bodur Beach. Apalah artinya pantai yang indah tanpa model-model yang narsis kan? Kami tentunya tidak ingin melewatkan momen berharga untuk berpose bak model internasional untuk memberikan tambahan aksen dan ornamen eksotis Bodur Beach. Tidak perlu banyak berkata-kata, namun dari hasil foto yang ada di blog ini, sudah dipastikan kalau keindahan Bodur Beach semakin memukau dengan kehadiran kami bertiga kan? *harus setuju!

Sebagai informasi, Tanjung Lesung juga merupakan salah satu titik keberangkatan untuk menyambangi Pulau Peucang yang berada di Taman Nasional Ujung Kulon dan Anak Krakatau. Tentunya hal ini memudahkan para pencinta jalan-jalan untuk dapat berkunjung ke dua destinasi tersebut karena perjalanan dengan kapal cepat menuju kedua pulau hanya berdurasi kurang lebih 1.5 – 2 jam dari Tanjung Lesung. Pengen tahu keunikan Pulau Peucang? Kayaknya harus sabar mantengin postingan blog berikut saya yah. Tapi boleh ya saya sharing satu foto Pulau Peucang sebagai teaser supaya makin pengen berlibur ke sana!

Berbekal dengan memori indah selama 3 hari di Tanjung Lesung, setelah kepulangan dari sana, saya punya keyakinan tidak akan pernah mengalami kesulitan lagi saat menjawab seorang teman atau kerabat bertanya alternative destinasi wisata pantai di Pulau Jawa. Dengan mudahnya saya akan merekomendasikan mereka untuk berlibur di “Tanjung Lesung!

Lanjut yuukk...