Tips

Sunday, January 15, 2012

Menabung demi Raja Ampat

Rasanya seperti kesamber petir saat mendengar nominal dana yang harus disiapkan untuk bergabung dalam sebuah adventurous diving trip ke Raja Ampat. Perut saya mendadak melintir dan kepala nyut-nyutan saat diberitahu bahwa harga paket diving belum termasuk dengan tiket pesawat. Saya cuman bisa melilit jari-jari tangan saya di ujung baju sambil berfikir keras mempertimbangkan keinginan untuk pergi ke Raja Ampat.

Mengingat dana yang akan dikeluarkan bukan dana becandaan, beberapa tahun yang lalu saya pernah menggagalkan keinginan untuk pergi ke Raja Ampat. Saya memilih untuk melakukan perjalanan ke 5 negara di Asia Tenggara. Herannya, dana yang saya habiskan dalam perjalanan di Asia Tenggara jauh lebih bersahabat daripada dana ke Raja Ampat. Hal ini yang menyebabkan bukan hanya saya saja, tapi banyak juga teman maupun kenalan akhirnya menggagalkan rencana mengunjungi Raja Ampat karena lebih memilih untuk melancong ke luar negeri.

Diving trip yang akan saya lakukan bersama dengan teman-teman adalah paket Live Aboard (LOB), jadi setiap peserta dalam group diharuskan untuk membayar uang muka 9 bulan sebelum jadwal perjalanan sebagai bentuk komitmen apakah kami semua bener-bener serius pengen diving di Raja Ampat!! Kebayang ga sih, udah bayar mahal, tapi komitmen masih juga dipertanyakan? Akhirnya saya tau kenapa dibutuhkan komitmen yang besar dan pembayaran tepat waktu untuk ikut LOB diving trip. Hal ini karena jadwal kapal yang penuh sepanjang tahun membuat banyak penyelam berlomba-lomba untuk mendapatkan slot di kapal dan jadwal diving. Bahkan tidak sedikit yang harus menunggu sampai 2 tahun untuk ke Raja Ampat! Saya dan teman-teman beruntung karena hanya menunggu selama 9 bulan.

Dengan tekad sebesar baja, walaupun dengan keadaan finansial yang sedang terseok-seok, saya berusaha menyisihkan uang setiap bulannya demi pergi ke Raja Ampat. Kampanye “Perencanaan Keuangan” ala Ligwina Hananto seketika luluh lantak dan saya mulai menyisihkan uang dengan menutup mata saat ada Zara sale, bolos nonton konser penyanyi-penyanyi terkenal, dana kongkow dan ajrut-ajrutan dikurangi secara signifikan untuk melunasi cicilan di bank. Saya rela melakukan apa saja asal bisa ke Raja Ampat!

Setelah pembayaran uang muka dilakukan, yang menguntungkan adalah pembayaran selanjutnya menggunakan sistem cicilan yang harus diselesaikan 3 bulan sebelum perjalanan dilakukan. Percaya ga percaya, saya mengambil inisiatif untuk meminta pinjaman jangka pendek selama 6 bulan dengan bunga 0% dari bank untuk mendanai perjalanan ini. Tentunya ini banyak memberikan dorongan dan paksaan untuk saya segera menyelesaikan pembayaran. Yang lebih menyenangkan adalah semua pengeluaran utama perjalanan ini sudah saya selesaikan bahkan sebelum perjalanan dilakukan! *kipas-kipas

Penasaran berapa besar kira-kira dana yang dibutuhkan untuk mengikuti LOB Diving Trip di Raja Ampat? Paket LOB lengkap akan menghabiskan dana minimal 12 juta. Tiket pesawat PP Jakarta – Sorong sekitar 3 – 4.5 juta. Bagi yang tidak memiliki perlengkapan diving, tambahan biaya sewanya kurang lebih 90 ribu/hari. Dana hura-hura saat merapat di Sorong juga harus diperhitungkan. Silakan dihitung estimasi total perjalanan ini ya! *Kalkukaltor ilang, balada orang ga pinter matematika*

Seneng banget pada akhirnya semua jerih payah menabung membawa keberhasilan sehingga saya bisa menyambangi Raja Ampat dan mencicipi keindahan alam bawah lautnya. Mau pergi ke tempat bagus emang butuh perjuangan. Terus terang saya ga menyesal sama sekali menghabiskan uang banyak untuk diving di Raja Ampat. Karena saya ga hanya punya pengalaman diving yang seru di negeri sendiri, tapi dapat kesempatan untuk menjalin pertemanan dengan beberapa teman baru. Inti perjalanan ini seperti orang bule biasa bilang “The trip was worth it!!”

Jadi, hayuk mulai nabung dari sekarang buat yang pengen ke Raja Ampat. Atau, carilah cara kreatif untuk mendanai perjalanan kamu! Good luck!

Lanjut yuukk...

Friday, January 6, 2012

Pesona Keajaiban Raja Ampat

Ketenaran RAJA AMPAT dalam beberapa tahun terakhir memang santer terdengar baik di Indonesia maupun dunia. Tak salah kalo wilayah laut ini jadi primadona destinasi perjalanan di Indonesia saat ini. Kebanyakan penyelam berburu untuk mengunjungi wilayah eksotik ini demi melihat kecantikan alam bawah laut Raja Ampat yang spektakuler. Tak kalah, para photographer handal juga berlomba-lomba mengabadikan keindahan gugusan pulau-pulau di Raja Ampat melalui lensa kamera mahal itu!

Setelah 3 tahun mimpi mengunjungi Raja Ampat tertunda, akhirnya Desember 2011 lalu saya bergabung dalam sebuah adventurous diving trip yang di pelopori oleh Trinity dan KK Duo Hippo Dinamis. Diving trip ini seru banget, karena kami menginap di kapal phinisi bernama Raja Ampat Explorer yang sudah dimodifikasi sedemikian cantik dan nyamannya untuk ditinggali. Kapal inilah yang membawa kami berlayar dan berkelana menikmati keindahan alam bawah laut Raja Ampat yang tersohor selama 7 hari.


Penampakan kapal Raja Ampat Explorer terlihat kecil. Tapi siapa yang nyangka kalau kapal ini punya fasilitas keren seperti tempat tidur yang nyaman lengkap dengan AC dan kamar mandi dalam. Ada ruangan khusus untuk tempat makan bersama yang komplit dengan TV dan DVD juga station khusus buat charge alat-alat elektronik. Makanan yang tersedia dijamin selalu enak dan mengenyangkan. Diving stationnya juga luas dan teratur yang memudahkan kami untuk melakukan persiapan diving. Tapi yang lebih penting lagi adalah para divemasters dan anak buah kapalnya lucu-lucu, asik-asik dan ganteng-ganteng!!

Aktifitas kami sepanjang hari di kapal kebanyakan diisi dengan makan, tidur, diving, berjemur, maen ke pantai dan foto-foto gokil! Besoknya.. masih sama, makan, tidur, diving, berjemur, maen ke pantai dan foto-foto gokil! Besoknya lagi.. masih sama juga, makan, tidur, diving, berjemur, maen ke pantai dan foto-foto gokil!

Satu hari kami trekking ke puncak Wayag untuk menikmati cantiknya Raja Ampat. Medan trekking yang cukup curam membuat betis kami mengencang, lutut kami gemetar dan napas kami ngos-ngosan! Namun perjuangan trekking yang cukup berat terbayar saat berada di puncak Wayag karena kami langsung disuguhi pemandangan gugusan pulau-pulau karang yang tertutupi dengan pepohonan hijau yang berpadu dengan air laut berwarna turquoise dan pasir putih. Selepas trekking kami tidak membuang kesempatan bermain di pantai berpasir putih yang menawan dan berenang di air laut berwarna kehijauan yang jernih.

Alam bawah laut Raja Ampat emang harus diacungi jempol karena kaya akan keragaman jenis ikannya. Kami ga pernah bosan dihibur oleh segala jenis ikan kecil berwarna-warni yang kebanyakan berseliweran secara berkelompok. Pemandangan dalam laut tampak selalu penuh dan berwarna akan kehadiran mereka. Belum lagi dalam beberapa dive kami menemukan Carpet Shark yang unik yang biasa disebut Wobegong Shark sedang asik tertidur. Terkadang mereka berkamuflase di pasir atau bersembunyi di bawah karang-karang yang membuat aktifitas berburu Wobegong Shark di dalam laut semakin menantang! Sensasi melihat 7 Manta rays berenang-renang di atas kepala kami juga membuat pengalaman dive di Raja Ampat sangat berkesan.

Salah satu dive spot yang menjadi favorit saya adalah Blue Magic. Dari namanya saja sudah bisa dipastikan dive spot ini menawarkan keajaiban yang tak terlupakan. Saat mulai menyelam, kami langsung disambut oleh Black tip shark yang sedang asik berenang tidak jauh dari pandangan kami. Rombongan fusilier fish dan beragam jenis reef fish lainnya ikut berpartisipasi menyemarakkan pemandangan bawah laut. Sembari menyusuri daerah terumbu, kami melihat ada satu Wobegong shark yang sedang tertidur nyenyak di bawah cabbage coral yang besar. Saat sedang melihat ikan-ikan kecil dan mahluk-mahluk laut lainnya, kehadiran puluhan trevally fish yang berkumpul membentuk sebuah pusaran menambah keindahan laut pagi itu. Belum habis kami terpikat dengan keindahan Blue Magic, kami dikejutkan dengan kedatangan Manta ray yang sedang berenang dengan indahnya bak seorang penari di sekeliling kami. Ugghh, kalau aja oksigen di tabung kami ga segera habis, kami pasti rela berlama-lama untuk melihat pemandangan indah ini.

Pesona keajaiban Raja Ampat baik di permukaan dan di bawah laut ga mudah digambarkan melalui kata-kata. Pantai berpasir putih yang lembut bukan tipuan belaka. Alam bawah lautnya benar-benar menyajikan kemeriahan warna-warni terumbu karang serta kecantikan segala jenis ikan kecil dan besar. Buat yang doyan jalan-jalan, suka menyelam dan gemar memotret, pastinya akan menjadi sebuah kebanggan tersendiri untuk bisa menyambangi Raja Ampat yang menjadi “hidden gem” negeri ini.


*Trip ini ga akan berkesan tanpa kegokilan kalian: Trinity, KK dari Duo Hippo Dinamis, Udin, Indra, Bintang, Ardi, Randy, Junichi, Ms. Complaint, Fanly, Hendra, Michel, Laki, Om Joni "Raja Potas", Krist, Jon, Achoo, Bli Made dan seluruh Raja Ampat Explorer lainnya!

Lanjut yuukk...