Tips

Thursday, August 25, 2011

Cewe Solo Traveling? Siapa Takut!

Cewe cenderung selalu banyak pertimbangan dan kekuatiran saat memutuskan untuk traveling, apalagi traveling sendirian, atau yang lebih dikenal dengan sebutan solo traveling. Sebenarnya bukan hanya kita sih yang kuatir. Teman bahkan keluarga besar pun biasanya ikut kuatir. Apalagi yang punya pacar! Jadi makin rempong cyinn! Akibat kekuatiran mereka, ga jarang beberapa teman cewe saya harus membatalkan rencana dan mimpi solo travel mereka.


Beberapa tahun belakangan ini saya memang sering melakukan solo traveling. Sama seperti yang lain, awalnya saya juga sempet gugup dan resah. Pengalaman tinggal dan bekerja di negara orang beberapa tahun pun ga sanggup menenangkan kegugupan saya untuk solo traveling. Bahkan, satu malam sebelum keberangkatan saya dalam sebuah perjalanan panjang, saya hampir menyerah dan sempat terlintas untuk membatalkan perjalanan. Tapi, kalau mengingat uang yang sudah saya investasikan dalam bentuk tiket dan banyaknya waktu yang terbuang untuk melakukan research di internet dan membaca beberapa buku panduan, saya ga rela membiarkan mimpi itu terhalang oleh kekuatiran saya!!

Akhirnya, saya memutuskan untuk nekat. Karena kalau saya ga pernah mencoba, saya ga akan pernah tau bagaimana sensasi melakukan solo traveling, kan? Saya juga ga akan punya pengalaman yang bisa saya bagikan dengan teman-teman, kan?

Biasanya, setelah melakukan perjalanan, banyak pertanyaan-pertanyaan pengulangan terlontar dari teman-teman yang penasaran seperti apa sih rasanya melakukan solo traveling.

“GA TAKUT TRAVELING SENDIRIAN?”
Takut adalah satu rasa yang ga akan pernah bisa dihindari. Takut dan excited biasanya adalah kombinasi perasaan terkuat yang dirasakan banyak orang, apalagi saat akan melakukan sebuah perjalanan. “Duh, gimana ya kalo nanti tersesat?" "Duh, gimana ya nanti kalo ada yang gangguin saya?" "Duh, gimana ya kalau kehabisan duit?" Semua pertanyaan kekuatiran itu mendadak muncul. Tapi pada saat yang sama perasaan juga bercampur aduk dengan kegembiraan. “Asyik, saya mau lihat Angkor Wat di Kamboja!” “Asyik saya mau main di Disneyland Hong Kong! Asyik, saya mau trekking ke Rinjani! Asyik, saya mau diving di Raja Ampat!

Kalau perasaan takut itu selalu menjadi penghalang buat saya untuk solo traveling, saya ga akan pernah punya keberanian untuk menjelajah misteri dunia ini. Salah satu pelajaran terpenting dari traveling buat saya pribadi adalah mengajarkan saya untuk keluar dari comfort zone. Karena kemauan untuk keluar dari comfort zone, saya makin banyak mengenali potensi diri karena banyak hal yang saya bisa lakukan yang dulunya ga pernah saya pikirkan. Ingat saja, sepanjang kita melakukan perjalanan dengan menggunakan common sense, perjalanan akan terasa lebih menyenangkan dan aman.

“GA BOSEN SENDIRIAN?”
Saya pikir saya akan cengok sendirian saat perjalanan. Saya pikir saya akan nelangsa sendirian saat duduk di bus saat melakukan perjalanan. Saya pikir saya akan mengunjungi tempat-tempat wisata sendirian saat solo traveling. Ternyata saya salah! Sepanjang perjalanan saya ga pernah sendirian, karena banyak teman baru yang saya temui di jalan. Awalnya hanya saling lempar senyum, lalu berlanjut jadi temen ngobrol, lalu berlanjut jadi teman makan. Tanpa saya sadari, tiba-tiba saya sudah duduk dengan mereka di satu kereta menuju Nong Khai, untuk menjelajah Laos bersama. Cewe memang diberkahi kelebihan untuk berinteraksi lebih luwes dengan orang lain dibandingkan cowo. Jadi pergunakan kemampuan ini semaksimal mungkin saat solo travel. Sebaiknya jangan terlalu flirty, karena temen cewe bakalan sebel sama kamu dan temen cowo bakalan menganggap kamu rendah. So, be wise with your attitude girls!

“AMAN GA SIH NEGARA INI UNTUK CEWE?”
Percaya ga percaya, pertanyaan ini adalah pertanyaan yang paling sering ditanya oleh kaum hawa. Menurut saya, satu negara dinyatakan aman saat negara itu sedang tidak dalam status perang, sedang tidak punya konflik politik dan tidak sedang mengalami bencana alam. Namun satu hal yang paling penting lagi adalah negara yang akan dituju sedang tidak masuk dalam list Travel Warning. Jadi, ga usah traveling capek-capek ke Sudan atau Irak ya cyin, kecuali kamu sedang dalam misi perdamanian PBB.

Tips aman buat cewe kalo sedang traveling adalah percaya insting kamu. Kalau sudah merasa tidak aman dan nyaman dalam satu situasi, jangan malu untuk berteriak minta tolong atau lari. Kalau sudah dalam keadaan yang sangat berbahaya, berusahalah melawan karena kemungkinan besar saat itu hidup kamu sedang dipertaruhkan! Hindari berjalan sendiri di tempat-tempat yang sepi dan gelap. Pepper spray atau pisau lipat juga dapat sangat membantu dalam keadaan genting. Selain itu, jangan jadi pusat perhatian. Dandanan konservatif aja yah! Ga perlu pakai hot pants, high heel 7 senti dan kaca mata gede saat traveling di Aceh. Save it for hanging out with your girl friends at Plaza Indonesia.

“APA AJA YANG PERLU DIBAWA?”
“He who would travel happily must travel light.” – Antoine de St. Exupery. Jadi, ga perlu mindahin isi lemari kamu ke dalam tas. Cewe emang suka rempong sih kalo packing. Semua pengen dibawa. Tapi inget, kalo mau perjalanan kamu nyaman, bawalah baju secukupnya karena fasilitas laundry dengan harga terjangkau selalu tersedia. Kalau mau cuci sendiri juga bisa. Buat Miss Matching, bawa baju dan alas kaki dengan pilihan warna dasar. Biar nyaman, sebaiknya membawa flat shoes. Bawaan saya saat traveling ga pernah lebih dari 7 kilogram karena saya ga mau keberatan dan kerepotan bawa backpack berat sambil wara-wiri di jalan.

Satu hal ini sering terlupakan, tapi penting. Cek tanggal datang bulan kamu sebelum traveling. Jangan lupa selalu selipkan beberapa pembalut di tas, supaya saat darurat datang kamu sudah memiliki persediaan. Persediaan selanjutnya, dengan mudah kamu bisa membeli di convenience store terdekat.

“APA YANG PERLU DIPERSIAPKAN SEBELUM BERANGKAT?”
Saya anjurkan untuk melakukan reservasi kamar terlebih dahulu untuk hari pertama saat sampai di tempat tujuan. Hal ini untuk menghindari keribetan saat sampai di tempat baru. Kadang-kadang terlalu banyak adjustment yang harus dibuat dalam waktu singkat saat kita sampai di tempat tujuan, bisa bikin panik. Jadi kalau kamu sudah punya reservasi, setidaknya saat sampai di bandara kamu hanya perlu mencari transportasi untuk menuju tempat tersebut.

Tukar uang dalam bentuk USD jika kamu akan melakukan perjalanan ke luar negeri. Jika nilai tukar uang negara yang dituju tidak terlalu buruk, sebaiknya tukarkan sedikit IDR dengan mata uang tersebut dengan perkiraan uang transportasi dari airport ke tempat penginapan dan satu kali makan. Selanjutnya, kamu bisa menukar USD ke mata uang lokal.

Jangan lupa untuk selalu menyediakan 1 copy paspor kamu di dalam tas. Yang sudah canggih biasanya memindai paspor mereka dan disimpan dalam bentuk soft copy di email sehingga dapat diakses kapan saja saat dibutuhkan. Just in case, passport kamu hilang saat traveling, kamu bisa langsung mendatangi KBRI terdekat agar dapat dibantu. Duh, tapi mudah-mudahan itu tidak terjadi ya!

Ini yang paling penting, siapkan mental kamu untuk melakukan solo traveling. BE BRAVE. There’s a big world out there waiting for you to be explored.. Have fun girls!

12 comments:

  1. Salut deh buat kakak.... sudah menunjukkan keberanian melakukan traveling solo. Semoga nanti saya bisa mengikuti jejak kakak *kabur sebelum dilempar sendal*

    ReplyDelete
  2. Hai, apakabar sahabat.... :)

    Datang untuk mengucapkan,

    Selamat hari Raya Idul Fitri, Mohon maaf lahir dan batin.


    -Ninneta-

    ReplyDelete
  3. kak riniii....my first solo backpacking itu pas nyebrang dari malaysia ke thailand,dari penang melalui hatyai ke krabi.Menyenangkan tp super deg2an krn sebelumnya aku terbiasa backpacking dengan pasangan jd selalu ada teman berdiskusi kalau2 ada perubahan rencana.tp ternyata setelah menjalani solo backpacking jadinya ketagihan!jadi bebas menentukan itinerary & aktivitas sesuai yang diinginkan.tp teteuplah kekhawatiran kalau2 terjadi sesuatu yang gak diinginkan tetap ada.oh ya,aku udah ada rencana solo backpacking lagi looh kak rini,ke India.Aku nyusun itinerary nyontek punya kak Rini u/Varanasi & aku tambahin itinerary-ku sendiri u/Agra hehehehe :) Wish me luck :)

    ReplyDelete
  4. @cipu: wakakakaka,kukejar dirimu sambil bawa sandal :P
    @ninneta: Mohon maaf lahir dan batin juga say :)
    @Dila: Wah, kamu hebat! Good luck untuk rencana ke India. Kalo ada yang perlu ditanyain, feel free ya!

    ReplyDelete
  5. nice... makasih ya tipsnya ... saya jg senang solo travel tapi hanya berani ke negara2 maju, salut banget dengan keberanian mbak :)

    ReplyDelete
  6. . nice info ..
    . makasih atas tips nya
    . minal adzhin walfaidzhin kak

    ReplyDelete
  7. mantab kak, saya setiap ketemu solo traveler baik pria maupun wanita selalu salut, karena yakin semua sudah terpikirkan dan terencanakan secara matang.

    terlebih dengan hasil perjalanan yg kita dapet, rasanya wuihhhh. :-bd

    izin follow blog ini yah ;)

    salam
    http://gatotkaca313.blogspot.com/

    ReplyDelete
  8. tulisannya menggugah banget nikh..
    btw bukan cuma cewek aja kok mbak yang takut solo travel bahkan ada beberapa cowok yang juga ada ketakutan gitu u jalan sendiri... saya aja klo maw berangkat pasti ditanyain ma keluarga ama temen, jalanx ama siapa+punya kenalan nggak disana+nggak takut apa?, waduh pokoknya klo kebanyakan khawatir+takutnya kita nggak bisa kemana-mana...
    selama ini sih saya lebih suka solo travel coz lebih bebas n ngelakuin apa aja yang kita suka bahkan bisa gokil2an.. n untuk seru2annya sikh khan bisa kenalan ama orang sekitar jadi pinter2nya kita aja dekh.. so untuk masalah foto kayakx klo berdua juga musti minta tolong ma orang lain dekh klo maw foto berdua jadi bedanya ama yang jalan sendiri????.... Happy Traveling...


    Salam anshar travendut

    ReplyDelete
  9. Hi Rini. Hebat ihh punya travel blog sendiri. Salut buat kamu. Aku juga baca blog kamu di TravBuddy. Sukses ya!

    ReplyDelete
  10. saluuuuttt!! as olweys mbak lah :D
    pembaca setia tips2 kamu nih, sapa tau, hidung siapa samdey aku bisa solo travel

    ReplyDelete
  11. saya juga pernah travel solo mba dari frankfurt - madrid. pas berangkat deg degan setengah mati, sampe sana lost in translation, tiap ketemu orang ga ada yang bisa bahasa inggris. berkali-kali hampir kecopetan, tapi copetnya ga mau ambil dompet saya soalnya isinya cuma €50 :D. modal pede dan ga pakai baju yang provokatif,mudah-mudahan aman

    ReplyDelete
  12. aku memang sudah pernah solo traveling tapi di sekitar jogja memang kalau solo traveling ada sisi positifnya melatih jati diri dan tidak bergantung orang lain saat traveling? agar pas mau mulai traveling semua perlengkapan harus disiapkan secara sendiri.

    ReplyDelete